Tips Memilih Sekuritas untuk Investasi Saham

Selamat datang kembali di manusiagabut.site. Semoga teman - teman masih dalam keadaan sehat ya terutama selama masa pandemi ini. Nah bicara soal pandemi, mungkin sebagian besar dari kita belakangan ini sering mendengar kabar "jumlah investor saham lokal meningkat selama pandemi", "sekarang waktu yang tepat untuk mulai investasi saham", "harga saham sedang jatuh, bisa dicicil nih sekarang", atau mungkin berita - berita sejenis lainnya. Pastinya ada beberapa di antara kita yang langsung tertarik ingin mempelajari dunia saham kan? 

 memilih sekuritas saham

Nah jika ada di antara kalian yang sudah memutuskan untuk ikut terjun ke dunia saham, hal pertama yang kalian tanyakan pastilah bagaimana cara membeli saham? bener ngga?. Nah jawabannya adalah melalui Perusahaan Sekuritas atau Broker Saham atau Pialang Saham. Sekuritas ini sendiri adalah perusahaan yang memfasilitasi kamu untuk bisa melakukan jual beli di pasar modal. Jadi Sekuritas ini hanyalah perantara saja ya, bukan yang memegang uang kamu. Uangmu akan disimpan di bank sesuai pilihan Sekuritas itu sendiri dan pada akhirnya kamu akan memiliki Rekening Dana Nasabah (RDN) atau sering juga disebut Rekening Dana Investor (RDI). Dari rekening inilah nantinya kamu bisa melakukan pembelian saham.

Lalu apa saja sih yang perlu dipertimbangkan dalam memilih Perusahaan Sekuritas? Nah inilah dia Tips Memilih Perusahaan Sekuritas untuk Investasi saham.

Tips Pertama: Izin yang Legal

Hal pertama yang harus kalian pastikan adalah, Perusahaan Sekuritas tersebut sudah memiliki izin operasi yang legal di pasar modal Indonesia. Bagaimana cara mengeceknya? kalian bisa buka website www.idx.co.id kemudian pilih menu Investor dan pilih Sekuritas di Kota Anda. Silahkan sesuaikan pilihan dengan list yang diberikan. Tapi sayangnya website idx.co.id ini sering error, saya juga ngga paham kenapa. Tenang masih ada cara kedua yaitu dengan mengecek izin OJK (Otoritas Jasa Keuangan).

izin legal

Cara lainnya adalah dengan mengecek izinnya di OJK. Buka website www.ojk.go.id lalu pada menu Statistik pilih Data Perusahaan Efek. Silahkan cek Perusahaan Sekuritas yang kalian inginkan apakah sudah terdaftar :)

Tips Kedua: Perhatikan Minimum Setoran Awal

Hal kedua ini biasanya sangat perlu untuk masyarakat yang masih awam, dan modalnya sedikit atau mungkin baru mau mencoba terjun ke dunia saham. Beberapa Perusahaan Sekuritas biasanya menerapkan minimum setoran awal pada RDI-nya. Seperti misalnya Sekuritas swasta paling terkenal yaitu Mirae Asset Sekuritas menerapkan setoran awal minimum 10 juta, sedangkan Sekuritas dari BUMN seperti BNI Sekuritas, Mandiri Sekuritas menerapkan setoran awal sekitar 1 juta rupiah. 

Gimana? lumayan besar ya, terutama untuk pemula dengan modal yang sedikit. Tapi tenang, belakangan ini sudah ada beberapa Sekuritas swasta baru yang memberikan setoran awal minimum 100 ribu rupiah saja. Silahkan searching sendiri ya :) Tapi ada juga kabar yang menyatakan kalau beberapa Sekuritas besar bisa memberikan potongan setoran awal, biasanya khusus mahasiswa gitu sih. Kalau ini bisa hubungi CS nya langsung ya.


Tips Ketiga: Fee Transaksi

Yap! yang namanya menggunakan jasa orang lain pastinya ada biaya transaksinya kan. Namanya adalah Fee Transaksi. Fee ini biasanya wajib kita bayarkan pada saat melakukan pembelian dan penjualan saham, tentunya fee jual dan belinya berbeda. Saat ini rata - rata fee transaksi terendah bernilai 0.15% (Beli) dan 0.25% (Jual). Rata - rata Perusahaan Sekuritas yang memiliki fee tersebut adalah Sekuritas swasta, untuk Sekuritas dari Bank BUMN biasanya bernilai 0.17% dan 0.27%.

fee transaksi

Mungkin memang terlihat sedikit ya? Tapi kalau misalnya kalian sering melakukan transaksi ya pasti akan terasa kok. Oh iya jangan lupa, kalau kalian ingin menjual saham kalian untuk mengambil keuntungan jangan lupa perhatikan agar kedua fee transaksi ini sudah tertutupi ya :)


Tips Keempat: Kemudahan Membuat Rekening

Hal ini sangat penting terutama untuk kamu yang waktunya hanya sedikit, ataupun emang dasarnya males aja gitu kan. Di zaman yang serba digital ini tentu kita ingin segalanya lebih cepat dan efisien kan? nah maka dari itu lebih baik cari Perusahaan Sekuritas yang pelayanannya bisa dilakukan dari jarak jauh, baik dari proses pembukaan rekening, sampai pelayanan Customer Servicenya. Pastinya males dong kalau misal harus bolak - balik kantornya hanya untuk membuka rekening RDI misalnya.

Saat ini, terutama semenjak pandemi sudah banyak juga kok Perusahaan Sekuritas yang menyediakan pelayanan pembukaan rekening full secara online, seperti BNI Sekuritas dan MNC Sekuritas. Paling banter hanya perlu mengirim beberapa berkas saja (ini pun sudah jarang).


Tips Kelima: Fasilitas yang Diberikan

Menurutku tips ini juga cukup penting terutama untuk pemulda dan masyarakat awam ya. Jadi kalau bisa usahakan untuk memilih Perusahaan Sekuritas yang memberikan fasilitas tambahan seperti Training/Seminar Pasar Modal secara berkala. Ini penting banget agar strategi kita bisa lebih matang dalam melakukan transaksi (a.k.a Meminimalisir kerugian).

Finance workshop

Selain itu perhatikan pula fitur dari aplikasi Trading yang disediakan, misalnya seperti laporan keuangan, chart baik harian hingga tahunan, portal berita, fitur autobuy/autosell, dan fitur lainnya yang dapat memudahkan analisis dan transaksi.


Nah itulah dia Tips Memilih Perusahaan Sekuritas untuk Investasi saham. Silahkan dicek dengan baik ya, jangan sampai ada penyesalan setelah terlanjur memilih Perusahaan Sekuritas yang kurang tepat buat kamu. Last but not least, semoga cuan selalu ya :)




Tidak ada komentar:

Posting Komentar